Malaikat Di Atas Candi Borobudur dan Cahaya Hijau Di atas Puncak Stupa Candi Borobudur

MALAIKAT DI ATAS CANDI BOROBUDUR

Dan

CAHAYA HIJAU DI PUNCAK CANDI BOROBUDUR


Napak tilas ke candi Borobudur, Prambanan, Keraton Boko

Napak tilas ke candi Borobudur, Prambanan, Keraton Boko

Setelah menunda cukup lama, akhirnya saya sempatkan untuk menuliskan apa yang saya alami dalam perjalanan napak tilas menuju beberapa candi di Jawa tengah bersama suami  saya  di Magelang dan Yogyakarta (31 Des 2010 s/d 5 jan 2011).

Malaikat di atas Candi Borobudur . Ft by: Endang Tarot

Malaikat di atas Candi Borobudur . Ft by: Endang Tarot

Ini adalah  foto-foto yang saya rasakan sebagai berkah. Bahkan mungkin hanya saya yang  bisa merasakan ‘bahagia’  ini karena tidak bisa diukur dengan nilai materi apa pun. Dua foto diantara sekian banyak foto ‘ajaib’ yang saya dapatkan selama napak tilas ini membuat saya rindu untuk merasakan kembali ‘penyatuan’ dengan alam semesta yang luar biasa indahnya

Malaikat di atas candi Borobudur. Ft by: Endang Tarot

Malaikat di atas candi Borobudur. Ft by: Endang Tarot

berdoa dulu sambil meditasi

Perlu saya sampaikan juga bagaimana awal proses foto ini saya abadikan. Sebelum memotret foto yang memunculkan gambar ‘Malaikat’ di atas candi Borobudur ini, saya sempat duduk dan diam sejenak untuk mengheningkan cipta dan berdoa.  Tepatnya pukul 08.00 WIB saya duduk dengan posisi meditasi. Setelah selesai saya segera beranjak dan melihat pemandangan di hadapan saya luar biasa indahnya. Dari atas Borobudur saya memandang lepas jauh ke arah dua gunung Merapi dan Merbabu yang masih berselimut kabut. Pemandangan yang membawa rasa sejuk dan menjalar hingga ke ‘rasa’ yang sulit di terjemahkan. Saat itu kamera digital dibawa suami saya yang terus memotret pemandangan indah itu dan saya sendiri mulai memotret dengan kamera hp milik saya Nokia E72. Saat sesi pemotretan itu dan hingga beberapa hari setelah berada di Jakarta saya belum menyadari kalau saya memiliki foto yang ‘menggetarkan’ ini. Saya baru menyadari kenapa setelah meditasi terasa ada ‘energy’ sejuk dan nyaris dingin yang saya rasakan masuk melalui ubun-ubun. Persis seperti air es yang menjalar kedalam kepala lalu merambat ke lubang hidung dan meresap ke dalam tubuh saya. Inilah foto yang menampakan sesosok ‘Malaikat’ di atas candi Borobudur yang saya abadikan pada pukul 08.14 WIB pada 2 Januari 2011.

awan bertuliskan pesan diatas Borobudur. Ft by: Endang tarot

awan bertuliskan pesan diatas Borobudur. Ft by: Endang Tarot

awan bertuliskan 'pesan' di atas candi Borobudur. Ft by: Endang Tarot

awan bertuliskan 'pesan' di atas candi Borobudur. Ft by: Endang Tarot

Sementara beberapa foto lainnya di kurun waktu yg hampir sama tidak ada pemunculan ‘Malaikat’ yang tentunya memiliki kecepatan cahaya sehingga dalam hitungan detik pun hilang kembali. Namun coba perhatikan awan-awan yang berarak di beberapa foto dengan panorama alam yang mirip ini seperti membentuk konfigurasi huruf yang saya sendiri belum bisa menterjemahkannya.

awan bertuliskan 'pesan'

awan bertuliskan 'pesan'. Ft by: Endang Tarot

awan bertuliskan 'pesan'. Ft by: Endang tarot

awan bertuliskan 'pesan'. Ft by: Endang Tarot

Wajah di antara kumpulan awan & Cahaya hijau di puncak Borobudur. Ft by: Endang Tarot

Wajah di antara kumpulan awan & Cahaya hijau di puncak Borobudur. Ft by: Endang Tarot

Setelah puas mengabadikan pemandangan gunung Merapi dan Merbabu dari atas candi Borobudur, saya dan suami segera melanjutkan  mengitari candi Borobudur hingga pada pukul 09.00 WIB saya berusaha memotret puncak stupa candi Borobudur dengan sudut pandang dari bawah ke atas sehingga menampakkan tiga buah candi yang indah dan yang tengah adalah puncaknya. Namun yang terjadi sungguh di luar dugaan. Saya sempat terhenyak karena saat saya berusaha menyeimbangkan komposisi sudutnya agar simetris, tiba-tiba saya melihat cahaya hijau terang memancar dari atas. Untuk beberapa detik saya sempat berpikir untuk membatalkan jepretan kamera hp saya. Tapi ternyata apa yang saya pikirkan dan saya gerakkan pada jari-jari tidak sinkron. Saya ternyata menjepret dengan sangat cepat sehingga cahaya yang memancar panjang dari atas hanya muncul di puncak stupa candi Borobudur. Tapi ada yang lebih membuat saya terkejut. Karena setelah saya amati dengan seksama diatas (langit) tepatnya segaris lurus dengan cahaya hijau terdapat lubang cahaya yang terang seperti matahari di siang bolong dan sedikit tertutup awan. Saat itu saya mengira memang itu adalah cahaya matahari. Namun setelah saya tenang dan kembali mengamati foto hasil jepretan dari kamera hand phone saya ini, saya baru sadar ternyata foto ini saya abadikan pada kondisi yang relatif masih cukup pagi dimana pukul 09.08 matahari masih condong di Timur dan belum diatas persis seperti yang tergambar di foto ini. Lantas apa yang terjadi atau apakah ada yang ‘turun’ dengan berselimut cahaya hijau??.

Pagi yg indah di Borobudur (Endang Tarot)Hingga saat ini saya selalu tergetar apabila memandangi foto-foto menakjubkan ini. Ada banyak ‘sinyal’ yang saya dapat melalui foto-foto yang saya abadikan di beberapa candi yang kami kunjungi. namun yang paling mengesankan adalah rasa ‘keindahan’ dan ‘ketakjuban’ yang luar biasa atas Maha Karya yang menjadi warisan negeri ini dari para leluhur. Foto-foto ini sudah saya sampaikan dalam seminar/Sarasehan Metafisika Study Club bertema ‘Fenomena kehadiran orbs dalam dunia fotografi’. Sementara tema makalah yang saya sampaikan adalah  ‘Kehadiran dan bukti dialog dengan orbs’ dan sempat di ulas oleh Roy Suryo selaku pakar telematika yang mempunyai wawasan dan ilmu dunia fotografi. Roy suryo menyatakan foto ini asli dan tanpa rekayasa. Artinya memang terjadi sebuah fenomena ‘cahaya ghaib’. Tapi mengenai cahaya apa yang terekam pada foto itu? Roy Suryo menyatakan soal keghaiban itu bukan wilayahnya untuk menjelaskan.

Adanya Foto-foto  yang saya abadikan ini (malaikat dan cahaya hijau) sudah banyak yang meminta dari saya untuk di cetak dan dipigura dan saya dengan senang hati mempersilakan bagi yang berkenan ingin menjadikannya sebagai hiasan terindah di rumah masing-masing.

Salam Cahaya,

Endang Widiastuti R.

4 thoughts on “Malaikat Di Atas Candi Borobudur dan Cahaya Hijau Di atas Puncak Stupa Candi Borobudur

  1. @Endang Widiastuti R.
    Wah…gambarnya bagus mbak..jarang lho dapat moment seperti itu,tapi kenapa mbak tak mencoba kontak dg aura itu.
    Saya juga punya sinar hiju lho..mbak !

    dan saya terkait erat dengan bangunan candi itu lho.

    salam kenal

    • mas Tembayat, terimakasih sudah singgah di blog saya. Alhamdulillah …saya juga tidak menyangka akan dapat foto dengan cahaya hijau di puncak stupa candi Borobudur dan foto Malaikat yang berdiri di atas Borobudur mengarah ke gunung merapi dan Merbabu…sebenarnya saya dapatkan foto itu setelah sebelumnya saya ‘berdialog’ saat meditasi …dialognya berkaitan dengan permohonan saya agar tidak ada lagi letusan merapi yang mengerikan (erupsi panas) dan diberikan keberkahan untuk negeri ini… dan ada beberapa pesan yang saya dapat tapi mohon maaf tidak bisa saya share secara terbuka…

    • Untuk mas Pri Gutomo…. terimakasih sudah mampir di blog saya.

      Mengenai Cahaya Hijau, proses kejadian yang saya saksikan langsung adalah langit tiba-tiba bolong dan memancarkan cahaya putih terang benderang dan mengerucut ke arah puncak stupa mengisyaratkan seperti ada yang ‘turun dari langit’. Sayangnya saya sempat terbengong-bengong dan takjub beberapa detik sehingga cahaya putih yang terang benderang berbentuk seperti corong air atau pusaran angin yang mengerucut ke arah puncak stupa tidak sempat saya foto….tapi untungnya saya sempat mendapat momen indah dan luar biasa ini. Mungkin memang harus seperti itu kejadiannya karena kalau semua cahaya saya dapatkan saya tidak tahu dari mana asal muasal yang menyemburkan energy tersebut. Coba tolong perhatikan baik-baik WAJAH DIBALIK CAHAYA HIJAU tersebut… cara melihat wajahnya coba miringkan wajah mas Pri sedikit ke kanan..maka kalau bisa tenang akan melihat ‘wajah’ yang besaaar sekali seperti kepala burung garuda raksasa (Jatayu)…

      Cahaya hijau memang sangat berkaitan erat dengan kesuburan, kemakmuran, pemulihan dan kedamaian…semoga ini menjadi tanda/simbol untuk negeri tercinta kita…

      Salam Cahaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s